Selasa, 27 April 2010

Istilah-istilah dalam Menyusui

Dalam dunia per-laktasi-an, ternyata banyak sekali istilah tertentu yang dianjurkan sekali untuk Mom's ketahui. What's that?

1.       Reversed Cycling:

Adalah kondisi ketika bayi menyusi lebih banyak pada malam hari dan lebih sedikit disiang hari. Kondisi ini wajar dan bisa terjadi pada bayi / batita yang sangat aktif di siang hari, sehingga hanya menyusu sebentar sebentar di siang hari dan “membalasnya”dimalam hari. Ibu yang terlalu sibuk  atau sering terganggu saat menyusui  di siang hari juga dapat menyebabkan waktu menyusui  yang sangat singkat bagi bayi/ batitanya, sehingga mereka membayarnya dengan sering menyusu di malam hari. Lazimnya hal ini terjadi pada ibu ibu yang pada siang hari jauh dari bayi mereka  [karena bekerja atau kuliah] sehingga bayi tidak bisa langsung menyusu pada ibu. Mereka akan mampu menahan haus dan lapar [merasa cukup dengan ASI perah] hingga bertemu lagi dengan sang ibu dan menyusu langsung sepuasnya.

2.     
Foremilk:
 
Biasanya disebut dengan ASI depan atau ASI yang keluar pertama kali pada saat menyusui. Saat bayi menyusu, ia selalu menghisap ASI  depan terlebih dahulu. ASI  depan memiliki kandungan gula dan laktosa lebih banyak tapi rendah akan lemak. Sifatnya mudah diserap sehingga bayi merasa cepat lapar kembali, dan biasanya hanya memuaskan rasa haus bayi saja.

3.      Hindmilk:
Biasanya disebut dengan ASI belakang, atau ASI yang keluar belakangan, pada saat menyusui. ASI belakang keluar pada saat ASI depan sudah habis terhisap bayi. ASI  ini lebih banyak lemak sehingga mengenyangkan perut bayi dan bisa memuaskan rasa lapar bayi.

4.      Tandem nursing/ Tandem Breastfeeding:
 
Menyusui dua bayi atau bayi dan batita sekaligus. Biasanya terjadi pada anak anak kembar atau kakak beradik yang beda usianya tidak terpaut jauh [misalnya adik bayi berumur beberapa bulan dari sang kakak yang masih berumur dibawah 2 tahun].

5.      Cracked / Sore Nipples:
 
Kondisi putting atau luka. Biasanya disebabkan oleh perlekatan  yang salah [posisi mulut bayi tidak melekat dengan tepat pada payudara ibu]. Kondisi ini bisa disembuhkan dengan memperbaiki posisi menyusui dan dibantu dengan mengoleskan ASI pada putting dan membiarkannya terpapar udara bebas untuk beberapa waktu.

0 comments:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Hepimam | Desenvolvido por EMPORIUM DIGITAL